Analisis Risiko Kecelakaan Kerja di Puskesmas Kecamatan Baso Kabupaten Agam
DOI:
https://doi.org/10.57218/jkj.Vol5.Iss3.2614Kata Kunci:
analisis risiko, HIRADC, K3, keselamatan kerja, puskesmasAbstrak
Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Puskesmas bertujuan melindungi tenaga kesehatan, pasien, dan lingkungan kerja dari potensi kecelakaan kerja. Fasilitas pelayanan kesehatan memiliki beragam bahaya yang, apabila tidak dikendalikan dengan baik, dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja di Puskesmas yang ada di Kecamatan Baso Kabupaten Agam melalui identifikasi bahaya, analisis dan evaluasi tingkat risiko, penyusunan rancangan upaya pengendalian risiko, serta pelaksanaan komunikasi dan konsultasi hasil analisis risiko.Penelitian ini menggunakan metode mixed methods dengan desain sequential explanatory yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan penilaian menggunakan matriks risiko pada 14 ruangan pelayanan di Puskesmas yang ada di Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 59 potensi bahaya. Analisis risiko tidak menemukan bahaya dengan tingkat risiko tinggi, namun terdapat 3 bahaya dengan risiko bermakna, 23 bahaya dengan risiko moderat, dan 33 bahaya dengan risiko rendah. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan K3 di Puskesmas yang ada di Kabupaten Agam masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam aspek penataan ruang dan instalasi listrik, peningkatan kepatuhan terhadap penerapan SOP K3 dan penggunaan APD, pelaksanaan pelatihan K3 secara berkala, serta penerapan HIRADC secara menyeluruh dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan tenaga kesehatan serta mutu pelayanan di Puskesmas.
Referensi
Aiman, U. et al. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif. In Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Alisha. (2023). Analisis kejadian tidak diinginkan (KTD) di puskesmas Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 45–53.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. (2023). Data kecelakaan kerja wilayah Sumbar–Riau tahun 2022–2023. BPJS Ketenagakerjaan.
Barael, F. W., Kawatu, P. A. T., & Nelwan, J. E. (2021). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Perawat Tentang Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Ruang Rawat Inap di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Jurnal KESMAS, 10(1), 59–67.
Diona, I., Putri, L., Sifai, I. A., & Anto, A. M. (2024). Analisis Potensi Bahaya dan Upaya Pengurangan Tingkat Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode HIRADC Pada Poli KIA UPTD Puskesmas Candilama Kota Semarang Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat Udinus. 2(2), 265–275.
Hastuti, S. K. W., Syam, N. S., Laariya, T. A., Ghefira, A. G. Al, & Wulandari, P. D. (2021). Analisis Implementasi Kebijakan Program Keselamatan Pasien di Puskesmas X Kabupaten Bantul. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 555–566.
Heriyono, M. (2024). Identifikasi Faktor Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) di Fasilitas Pelayanan. Jurnal Bina Cipta Husada: Jurnal KesehatanJurnal Kesehatan, XX(1), 16–28. http://jurnal.stikesbch.ac.id/index.ph/jurnal/article/view/2%0A
Juliana, R., & Berutu, B. (2023). Pengetahuan perawat tentang upaya pencegahan hazard psikososial serta mempertahankan ergonomi.
Kamar, K. (2022). Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Karyawan Terhadap Produktivitas Pada Pt. Selaras Maju Bersama. Journal Of Communication Education, 16(2), 129–144. https://doi.org/10.58217/joce-ip.v16i2.277
Khairani. (2024). Analisis Risiko Kecelakaan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Balai Selasa Kecamatan Ranah Pesisir Tahun 2024. Kesehatan Masyarakat, 15(1), 37–48.
Nada, N., Denny, H. M., & Setyaningsih, Y. (2020). Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada petugas puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 210–218.
Presiden RI. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Pasal 1 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Lembaran Negara RI Tahun 2023 Nomor 0, 1–300.
Putri, S. J. (2020). Penerapan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Guna Meningkatkan Mutu Pelayanan Di Puskesmas.
Ramadhan, A. R. (2022). Tinjauan Keselamatan Kerja dengan Metode Hazard and Operability Study(Hazop)(Studi Kasus di UMKM XYZ). 8(June), 30–38.
Yani Desta, L. (2023). Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Nan Balimo Kota Solok. Ekonomi Bisnis, 3(2)
Yulikasari. (2022). Analisis Manajemen Keselamatan dan Kesehatan kerja di Puskesmas Sei Lekop. Brazilian Dental Journal, 33(1), 1–12.











